Kategori
Berita Arsenal

Arsenal Kalah Karena Banyak Pemain Muda ?

Arsenal Kalah Karena Banyak Pemain Muda ? – Mikel Arteta ingin anak-anak muda di Arsenal belajar dari runtunan dua kekalahan berturutan ini.

Manager Arsenal Mikel Arteta malas bikin daftar pemain Arsenal yang berusia muda yang terpasangnya waktu menantang Everton jadi alibi atas kekalahan yang menempan The Gunners.

Di pertandingan kelanjutan Liga Primer Inggris itu, club London Utara berserah 2-1 dari The Toffees di Goodison Park.

Walaupun sebenarnya, pasukan Arteta sempat menggenggam kekangan laga dengan kelebihan satu bola melalui catatan Martin Odegaard. Celaka, mereka tidak bisa mengontrol momen di set ke-2 , dengan Demarai Gray cetak gol di injury-time menjadi pahlawan kemenangan Everton.

Arsenal Kalah Karena Banyak Pemain Muda Bukan Alasan Tepat

Sesudah pertandingan, Arteta menyampaikan terhadap wartawan: “Sedih karena kelanjutannnya kami kalah sehabis berusaha. Tapi, jujur di set pertama kami benar-benar tak stabil dengan bola.”

“Kami masih kurang lakukan penetratif atau teror. Diantara satu dari sejumlah yang kami kerjakan, kami juga cetak gol,” sambungnya.

“Mereka berusaha buat membikin apapun selainnya dari bola mati yang dibatalkan. Tapi, kami jauh makin baik di set ke-2 . Waktu Everton mulai mengatur serta lebih agresif dengan penekanan, kami mempunyai ruangan yang bertambah besar buat serang mereka serta punyai sejumlah kesempatan buat lakukan kontrol lebih,” terangnya.

“Kami punyai kesempatan emas buat cetak gol, dengan Eddie [Nketiah] bidikannya mengenai tiang, Martin serta [Pierre-Emerick] Auba pada keadaan satu musuh satu, namun kami tak cetak gol. Waktu itu terjadi serta Anda mengatur laga sama yang kami laksanakan secara lemparan ke buat gol, Anda tidak mendapati point di liga ini,” kaji Arteta.

“Mereka berada di sana buat kejar serta waktu itu terjadi, Anda harus menerimanya serta membunuh pertandingan. Kami tak lakukan itu ini hari,” ujarnya kembali.

“Mereka klub muda, namun kami harus selekasnya belajar. Hadapi Manchester United, kami merasa satu hal sama serta pantas mendapati yang makin banyak, namun tidak sukses mencapai point,” jelas Arteta.

“Main lawat, Anda jangan memberinya semuanya ke musuh. Mereka lumayan kuat. Kami punyai sejumlah kesempatan buat cetak gol serta waktu kami tidak sukses, kami masih kurang bagus. Perform umumnya masih kurang bagus,” ujarnya.

Kekalahan Arsenal Menurut Martin Odegaard

Martin Odegaard mengatakan soal moral bikin Arsenal mengalami kekalahan 2-1 waktu berkunjung ke tempat Everton pada Selasa lalu.

Center player asal Norwegia itu cetak gol sejenak sebelumnya turun minum buat bawa The Gunners unggul 1-0 di Goodison Park, akan tetapi Richarlison serta Demarai Gray melepaskan gol di paruh ke-2 buat amankan kemenangan Liga Primer pertama mereka mulai sejak September.

Arsenal, sedangkan, saat ini sudah kalah dalam dua laga berturutan di persaingan paling atas Inggris serta Odegaard berasa mentalitas mereka jadi aspek besar dibalik pergerakan jelek itu.

“Saya berpikir itu [masalah skema pikir]. Waktu Anda pimpin 1-0, Anda malahan berasa takut buat kehilangan kemenangan serta menurut saya itu kekeliruan yang kami kerjakan ini hari,” kata Odegaard terhadap Sky Sports sehabis laga.

“Kami kejar gol ke-2 serta itu benar-benar tujuannya, akan tetapi kami tidak sukses melakukan di atas lapangan.”

Odegaard menambah: “Ini susah buat diterima. Saya berpikir umumnya kami tak ada di dalam tingkat yang kami perlukan ini hari.

“Kami punyai sejumlah kejadian bagus, akan tetapi kami mesti kerjakannya jauh makin baik kembali. Kami selayaknya dapat lebih bagus.

“Susah buat menyampaikan. Demikianlah kadang. Susah buat menyampaikan dengan cara tepat apa yang terjadi. Kami wajib lakukan yang lebih bagus waktu kami punyai kelebihan. Kami stop bermain serta memberinya mereka permainan yang mereka perlukan.”

Manager Arsenal Mikel Arteta ikut sedih dengan performa klubnya menantang The Toffees, dengan mengaku pemakaian bola mereka masih kurang baik.

Ia menyampaikan terhadap Sky Sports: “Di set pertama kami benar-benar tak stabil dengan bola. Saya tak menggemarinya. Tak ada penetratif. Diantara satu dari sejumlah peluang waktu kami melakukan, kami cetak gol. Set ke-2 kami coba lakukan makin banyak dari itu, membikin empat kesempatan besar akan tetapi kecurian gol yang benar-benar teledor waktu Anda perlu mengatur permainan.

“Kami tak dapat arahkan bola ke sepertiga akhir. Mereka tidak memberinya Anda waktu, khususnya di Goodison di mana Anda tahu sesuatu apa yang didambakan. Saya berpikir klub ini berusaha untuk main, kami terus mendesak dengan tinggi. Kami kalah dalam sejumlah tanding penting serta itu bikin kami didesak.”
Skedul Arsenal Seterusnya

Klub Arteta waktu ini ada di dalam posisi ke-7 di Liga Primer serta ketinggalan 12 point ada di belakang Manchester City sebagai puncak klassemen.

Mereka bakal melayani Southampton pada laga seterusnya pada hari Sabtu, yang bakal diikuti dengan pertandingan kandang menantang West Ham empat hari berlalu.