Kategori
Berita Arsenal

Arsenal Berburu Renato Sanches

Arsenal Berburu Renato Sanches – Arsenal tengah persiapkan penawaran untuk pemain tengah Lille, Renato Sanches di Januari nantinya.

Kontrak pemain berasal dari Portugal itu akan selesai musim panas nantinya serta club Ligue 1 itu diadukan tengah menimbang untuk menguangkan asset mempunyai nilai mereka waktu jendela transfer musim dingin, kalau terima penawaran yang pas.

Arsenal Menginginkan Renato Sanches

Menurut Le 10 Sport, The Gunners udah menyampaikan animo mereka lewat perwakilan Sanches. Sementara hierarki Lille sudah mengertinya.

Mikel Arteta waktu ini punyai Thomas Partey, Albert Lokonga, Ainsley Maitland-Niles serta Mohamed Elneny untuk isikan bahan bakar tempat mesinnya.

Namun, Arteta memerlukan tambahan tenaga di Januari karena Granit Xhaka mesti tidak ada sampai tahun anyar karena luka lutut. Sementara Partey serta Elneny akan tidak ada waktu mereka main di Piala Afrika.

Berita Arsenal memonitor kondisi Sanches serta siap ajukan penawaran. Pemain berumur 23 tahun itu udah kembalikan perform terbaik di Prancis serta tampil cemerlang di tingkat club waktu musim 2020/2021. Dia membuat 1 gol serta berikan empat assist pada 29 performa.

Sanches pun nikmati Euro 2020 bersama Portugal meskipun tidak sukses membawa trophy. Beberapa club, termaksud Arsenal serta Liverpool, diberitakan beradu untuk memperoleh tandanya tangannya di transfer musim ini.

Barcelona pun udah dipautkan dengan Sanches. Menurut L’Equipe, angan-angan Sanches ialah berpindah ke Camp Nou.

Akan tetapi, Lille infonya menghargakan pemain tengah itu di harga 35 juta euro. Itu memiliki arti, raksasa Catalan tidak dapat mengontraknya panas musim ini karena problem keuangan mereka.

Albert Lokonga Tampil Memikat Di Arsenal

Albert Lokonga tampil mengagumkan mulai sejak tergabung dengan daftar pemain Arsenal. Vincent Kompany, yang sekarang adalah manager Anderlecht, rupanya begitu kagum pada si pemain.

Lokonga sempat main untuk Kompany di Anderlecht di musim yang telah lewat. Ia tampil dalam 39 kompetisi dengan membuat 3 gol serta tiga assist.

Sehabis main di Belgia, Lokonga selanjutnya pindah ke Inggris di musim panas tahun ini. Ia tergabung dengan Arsenal dengan harga 18 juta pounds.

Mulai sejak Granit Xhaka mengenyam luka lutut di bulan September, Lokonga tampil reguler di titik tengah Arsenal. Pemain berumur 22 tahun itu main dengan penuh yakin diri.

Waktu tetap menjadi pemain Manchester City, Kompany rupanya pernah menganjurkan Lokonga pada Mikel Arteta serta Josep Guardiola. Sayang, pemain tengah asal Belgia itu setelah itu mengenyam luka.

“Saat saya tetap menjadi pemain City, saya sampai di titik di mana saya pikirkan hari esok saya. Latih? Terus Main? Tanda-tangani kontrak anyar?” kata Kompany pada podcast Vibe with Five.

“Saya saksikan sepak bola dari negara yang berlainan, lokasi yang tidak serupa. Serta saya memandang mainkan kompetisi pertama kalinya – dua kompetisi pertama kalinya – setelah itu ia mengenyam luka lutut.

“Namun hal pertama-kali yang saya kerjakan saat saya memandang ialah saya ke Mikel serta berbicara, ‘Kamu mesti memandang orang ini, ia ialah Yaya Toure yang anyar.’

“Namun, tidak ada yang berlangsung. Ia mendapatkan luka ligamen kemudian saya selanjutnya jadi pelatih Anderlecht, jadi saya bekerja dengannya saat ini,” sambungnya.

Kompany tidak menyangsikan kekuatan yang dipunyai Lokonga. Ia percaya si pemain tengah dapat mengikut jejak tapak bekas pemain Manchester City Yaya Toure di waktu nantinya.

“Saya punyai pembicaraan yang serupa terkait ia dengan Mikel, saya masih yakin hal sama saat ini [bahwa ia bisa jadi Toure baru],” Kompany menjelaskan.

“Anda tahu sesuatu yang saya sukai dengan serta jarang-jarang dalam sepakbola – apa yang Yaya mempunyai – ia inginkan bola, apa saja yang berlangsung. Klub tengah tidak baik saja, prediksi bola kepadanya. Klub bekerja yang baik, kasih bola pada . Ia tidak pernah sembunyi dari tanggung jawabannya.”

“Ia punyai sejumlah hal untuk ditambah. Kalau ia ingat pembicaraan yang kita kerjakan, ia akan ketahui tepat apa yang tetap harus ia laksanakan. Namun ketika yang serupa, hanya satu hal yang dipunyai Yaya, Yaya pun seorang finishher serta itu ialah hal yang sangat jarang untuk dipunyai,” sambungnya.